Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Sungai Subayang Kampar Meluap, 9 Desa Kecamatan Kampar kiri Hulu Terisolasi dan Terancam Kehabisan Sembako

Sabtu, 11 Maret 2023, Maret 11, 2023 WIB Last Updated 2023-03-11T06:11:28Z
Wasantaraonline.com | Riau, Kampar - Akibat curah hujan tinggi, Sungai Subayang Meluap dan airnya menerjang permukiman warga desa di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu (11/3/2023). Setidaknya ada 9 Desa terancam terisolasi dan kehabisan persediaan sembilan bahan pokok. 

Hal ini disampaikan Penjabat Bupati Kampar Kamsol saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu. Kamsol mengaku, Jumat (10/3/2023) malam ia membuka acara Festival Subayang di kawasan yang kini dilanda banjir. 

"Iya, kejadiannya pagi ini. Kondisi saat ini air Sungai Subayang masih naik, karena masih turun hujan," ujar Kamsol 

"Tadi malam kan saya membuka acara Festival Subayang. Cuma tadi malam hujan turun dengan intensitas tinggi, yang mengakibatkan banjir bandang. Saya sampai jam 12 malam di sana," sebut Kamsol. 

Dikatakan Kamsol, saat ini semua kegiatan nasional itu disetop, karena air sungai semakin naik tinggi. Warga atau para peserta festival diminta menjauh dari sungai. Selain itu, ia juga terus memantau kondisi warga di sekitaran sungai. 

"Saya sudah minta Satpol PP dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI untuk memantau masyarakat. Utamakan keselamatan masyarakat untuk menjauh dari sungai dan mencari tempat aman," ujar Kamsol. 

Kamsol belum bisa memastikan  jumlah warga yang terdampak banjir bandang. Sebab, kondisi air sungai saat ini masih naik. Namun, dia menyebutkan bahwa apabila Sungai Subayang sudah naik tinggi, 9 desa yang ada di sepanjang sungai itu terancam terisolasi. 

"Ada sembilan desa yang aksesnya tertutup apabila air Sungai Subayang meluap. Karena akses ke sembilan desa ini, satu-satunya hanya lewat sungai menggunakan perahu mesin," sebut Kamsol. 

Bila banjir tidak surut dalam satu sampai dua hari, Kamsol sudah meminta Camat Kampar Kiri Hulu berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI untuk memantau kondisi warga yang terisolasi. 

"Kalau banjir belum surut lebih dari satu sampai dua hari, saya minta coba terobos (banjir) untuk memperhatikan kebutuhan pokok warga yang terisolasi. Kita khawatirnya warga yang di sembilan desa ini. Jangan sampai mereka kehabisan bahan pokok karena tak ada akses ke sana," kata Kamsol. (Kgm/ES) 
Komentar

Tampilkan

  • Sungai Subayang Kampar Meluap, 9 Desa Kecamatan Kampar kiri Hulu Terisolasi dan Terancam Kehabisan Sembako
  • 0

Terkini