Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Sekolah 5 Hari Resmi Berlaku di Sumut, Akhir Pekan Wajib untuk Keluarga

Sabtu, 12 Juli 2025, Juli 12, 2025 WIB Last Updated 2025-07-12T13:38:38Z

Medan, Wasantaraonline.com – Sebuah gebrakan besar lahir dari Sumatera Utara. Mulai Senin, 14 Juli 2025, seluruh siswa SMA, SMK, dan SLB — baik negeri maupun swasta — di provinsi ini resmi belajar hanya lima hari dalam seminggu


Langkah ini bukan sekadar soal jadwal sekolah, tapi strategi serius Gubernur M. Bobby Afif Nasution dalam “membersihkan” masa depan generasi muda dari jerat kriminalitas, narkoba, hingga geng motor.


“Sekolah lima hari akan dilaksanakan serentak mulai tahun ajaran baru ini. SK-nya sudah diteken Pak Gubernur,” tegas Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Alexander Sinulingga, Selasa (8/7/2025).


Masuk Lebih Pagi, Pulang Lebih Sore — Tapi Akhir Pekan Bebas!

Setiap hari Senin hingga Jumat, siswa akan masuk pukul 07.15 WIB dan pulang pukul 16.00 WIB


Hari Jumat agak berbeda: belajar normal hingga pukul 12.00 WIB, dilanjutkan kegiatan keagamaan dan ekstrakurikuler hingga pukul 16.00 WIB.


Siswa muslim akan melaksanakan salat Jumat, sementara siswi mengikuti kajian keislaman. Bagi siswa Kristen dan agama lainnya, difasilitasi dengan Penelaahan Alkitab (PA) atau kegiatan kerohanian sesuai agama masing-masing.


Namun yang paling menarik: hari Sabtu resmi menjadi hari keluarga!

“Perintah Pak Gubernur jelas, Sabtu tidak boleh ada kegiatan sekolah. Hari itu harus jadi waktu untuk anak-anak membangun kedekatan dengan orang tua,” kata Alex.


Cegah Tawuran, Tekan Kenakalan Remaja

Kebijakan ini bukan tanpa alasan. Sumut selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah dengan kasus tawuran pelajar, narkoba, dan kejahatan geng motor yang meresahkan.

“Dengan sekolah lima hari, anak-anak punya waktu lebih banyak di rumah. Ini jadi cara kita memotong peluang mereka terlibat di aktivitas negatif,” ujar Alex.


Menurutnya, waktu luang di akhir pekan yang positif bisa menjadi tameng bagi anak-anak dari pengaruh lingkungan yang merusak.


Manfaat Ekonomi dan Wisata Tak Kalah Besar

Selain dampak sosial, kebijakan ini juga dinilai punya efek domino pada pariwisata dan ekonomi keluarga. Libur Sabtu-Minggu membuka peluang orang tua dan anak-anak melakukan kegiatan wisata lokal — yang pada akhirnya menggerakkan ekonomi pelaku UMKM dan destinasi wisata di Sumut.


“Akhir pekan adalah peluang emas untuk membangun ekonomi lokal dan mempererat ikatan keluarga. Anak sehat mental, daerah ikut berkembang,” tambahnya.


Masih Ada Tantangan, Tapi Dinas Pendidikan Siap Adaptif

Beberapa sekolah menghadapi tantangan teknis, seperti banjir rob di Belawan atau sistem dua shift di sekolah swasta. Namun Dinas Pendidikan Sumut memastikan bahwa solusi lokal akan disiapkan, tanpa mengorbankan kualitas jam pelajaran.


“Fleksibel, tapi tetap disiplin. Kami pastikan implementasi kebijakan ini tidak mengganggu hak belajar anak-anak,” tutup Alex.



Catatan Redaksi:

Kebijakan ini adalah langkah progresif pertama di luar Jawa yang menyeimbangkan antara disiplin akademik, kesehatan mental pelajar, dan pembangunan karakter melalui waktu berkualitas bersama keluarga. Jika berjalan konsisten, bukan tidak mungkin Sumut akan jadi model pendidikan nasional.

Komentar

Tampilkan

  • Sekolah 5 Hari Resmi Berlaku di Sumut, Akhir Pekan Wajib untuk Keluarga
  • 0

Terkini